4 Risiko Menyimpan Data Di Cloud

Penyimpanan cloud adalah cara yang bagus untuk menyimpan data Anda.

Namun, ada beberapa risiko yang perlu Anda waspadai sebelum menyimpan data Anda di cloud.

Dan di sini, kita akan melihat beberapa potensi risiko yang terkait dengan penyimpanan data di penyimpanan cloud.

Apa saja 4 risiko utama menyimpan data di cloud?

risiko-menyimpan-data-di-cloud

Ada banyak risiko yang terkait dengan penyimpanan data di cloud.

Anda hanya harus berhati-hati untuk melihat langkah Anda dan menganalisis dan melakukan manajemen risiko.

Dan kami telah mengumpulkan 4 risiko utama ini dari pengalaman kami sendiri dan umpan balik klien.

Kami tidak ingin Anda jatuh dari tebing dengan pasti.

Di sini mereka:

1. Data hilang atau rusak

Kehilangan data adalah mimpi buruk bagi kita semua.

Kami terus-menerus mentransfer data berharga kami ke lokasi yang berbeda agar dapat diakses dan digunakan.

Namun, proses ini bisa berisiko, karena segala jenis kehilangan data dapat berdampak serius pada kehidupan kita.

Kehilangan data tidak bisa dihindari. Cloud adalah cara yang nyaman untuk menyimpan data kami, tetapi tidak kebal terhadap kecelakaan.

Layanan penyimpanan cloud dapat gagal karena sejumlah alasan, termasuk pemadaman listrik, komputer mogok, dan kesalahan manusia.

Jika data Anda disimpan di cloud, ada risiko data tersebut akan hilang selamanya dan tidak akan pernah dapat dipulihkan.

Kehilangan data atau korupsi memakan biaya. Jika data Anda hilang karena kegagalan layanan penyimpanan cloud, Anda harus membayar data lagi.

Ini bisa mahal, terutama jika Anda perlu memulihkan data dari cadangan.

2. Pencurian Data atau pelanggaran keamanan

Pencurian data atau pelanggaran keamanan dapat terjadi ketika orang yang tidak berwenang mengakses data Anda yang disimpan di cloud.

Ini dapat mencakup peretas yang membobol akun Anda atau karyawan yang mengakses data Anda secara tidak tepat.

Dalam kedua kasus, informasi pribadi Anda dapat dikompromikan. Jika Anda mengandalkan cloud untuk menyimpan data penting, pastikan untuk mengambil tindakan pencegahan untuk melindunginya dari pencurian atau pelanggaran.

Data Anda rentan terhadap serangan siber.

Data Anda rentan terhadap serangan siber jika disimpan di cloud.

Serangan siber adalah cara umum untuk mencuri informasi, termasuk kata sandi dan informasi keuangan.

Ada banyak kasus atau insiden pelanggaran data yang telah mempengaruhi jutaan orang.

Selain itu, jika data Anda dicuri atau diretas, data tersebut dapat digunakan untuk melakukan kejahatan atau mengganggu operasi Anda. Jika Anda menyimpan data sensitif di awan, pastikan untuk melindunginya dengan kata sandi dan langkah keamanan yang kuat.

3. Data tidak selalu dapat diakses

Data Anda mungkin tidak selalu dapat diakses saat Anda membutuhkannya.

Jika layanan penyimpanan cloud mati, misalnya, data Anda mungkin tidak tersedia hingga layanan dipulihkan.

Mungkin ada banyak masalah teknis yang dapat menyebabkan Anda tidak dapat mengakses data Anda saat Anda membutuhkannya.

Dari masalah pemeliharaan server hingga pemadaman jaringan, apa pun dapat terjadi yang mencegah Anda mengakses data Anda.

Pastikan Anda memiliki rencana cadangan dan jangan mengandalkan cloud untuk menyimpan data Anda jika tidak selalu dapat diakses saat Anda membutuhkannya.

Itulah mengapa semakin banyak penyedia yang menawarkan penyimpanan cloud offline yang memungkinkan Anda untuk mengerjakan file Anda saat Anda offline atau tidak memiliki akses ke jaringan.

4. Masalah Kinerja

Tidak semua penyimpanan cloud dibuat sama. Beberapa penyedia menawarkan kinerja yang lebih rendah jika dibandingkan dengan yang lain.

Ini dapat menyebabkan masalah ketika Anda mencoba mengakses data Anda dengan cepat atau efisien.

Jika Anda mengandalkan cloud untuk menyimpan data Anda, pastikan untuk membandingkan kinerja berbagai penyedia penyimpanan cloud sebelum memilih satu.

Membandingkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengunggah file, misalnya, dan lihat penyedia mana yang menawarkan kecepatan unggah atau unduh tercepat.

Kegunaan dapat menjadi indikator kinerja juga.

Penyimpanan cloud bisa jadi sulit digunakan.

Beberapa penyedia mempersulit pencarian file yang Anda cari, dan beberapa memiliki sistem manajemen file yang rumit.

Jika Anda menggunakan cloud untuk menyimpan data Anda, pastikan Anda merasa nyaman dengan sistem manajemen file penyedia dan mudah untuk menemukan dan mengakses file Anda.

Bagaimana Anda bisa menghindari risiko ini?

Ada sejumlah risiko yang terkait dengan penyimpanan data di cloud, tetapi dengan mengikuti beberapa tips sederhana, Anda dapat meminimalkannya.

Pertama dan terpenting, pastikan Anda memiliki rencana keamanan yang kuat untuk melindungi data Anda dari akses yang tidak sah.

Selalu aktifkan proses otentikasi dua faktor untuk akun Anda, dan gunakan kata sandi yang aman.

Cari penyedia penyimpanan cloud yang memiliki fasilitas penyimpanan geo-redundan.

Artinya, jika salah satu pusat data penyedia offline, data dapat disimpan atau diakses dari server penyedia lain.

Pastikan Anda memiliki rencana cadangan jika terjadi insiden yang tidak terduga.

Penyimpanan cloud seharusnya tidak menjadi satu-satunya metode pencadangan Anda.

Adalah baik untuk menggunakan penyimpanan cloud karena kenyamanan dan kolaborasinya dengan data, tetapi penting untuk menyadari risiko yang terlibat.

Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat meminimalkan kemungkinan konsekuensi negatif yang timbul dari data Anda yang disimpan di cloud.

Selain itu, pastikan untuk mencadangkan data Anda secara teratur di tempat lain (misalnya hard disk portabel) sehingga Anda dapat memulihkannya jika terjadi kesalahan.

Dan terakhir, pastikan data Anda disimpan pada platform andal yang dapat menangani permintaan yang meningkat untuk penyimpanan cloud paling aman.

Menemukan platform ini bisa jadi sulit, tetapi dengan melakukan uji tuntas Anda sendiri bersama dengan penelitian mendalam kami di sini.

Kami mengevaluasi kinerja yang berbeda penyedia penyimpanan cloud sebelum merekomendasikan satu. Saya yakin Anda dapat menemukan pilihan terbaik untuk Anda.

Kesimpulan

Penyimpanan cloud adalah cara yang bagus untuk menyimpan data Anda.

Namun, ada beberapa risiko yang perlu Anda waspadai sebelum menyimpan data Anda di cloud.

Anda harus mempertimbangkan pro dan kontra sebelum memutuskan apakah akan menggunakan penyimpanan cloud atau tidak jika itu untuk bisnis Anda.

Akan ada persyaratan yang jauh lebih tinggi dan lebih ketat untuk pencadangan data dan pemulihan bencana untuk bisnis Anda.

Seperti dari Kepatuhan HIPAA atau Anda dapat memeriksa kami penyimpanan cloud perusahaan untuk informasi lebih lanjut.

Dengan meluangkan waktu untuk menilai risiko yang terlibat dalam penyimpanan data di cloud, Anda dapat memastikan bahwa Anda membuat keputusan terbaik untuk bisnis Anda atau bahkan untuk penggunaan pribadi Anda sendiri.